Assalamu’alaikum.

Haaaaaaayyy………….. Sobat bikerz, bagi para pecinta motor antik dan mereka yang ingin kembali nostalgia dengan motor klasik tentunya akan sangat sayang dilewatkan jika belum pernah memiliki atau minimal menunggangi salah satu motor antik yang pada jamannya merupakan sepeda motor paling hit. sibat bikerz, kali ini kita akan bahas salah satu produk Yamaha series 2Tak yang pernah mengaspal di Indonesia, sepeda motor ini lahir sebelum jamannya sang Raja alias RX King menguasai. Yaaapzz…. kali ini akan kita bahas Yamaha L2 Series sobat bikerz. Pada jamannya, motor ini bersaing dengan Honda 90Z yang bermesin 4 langkah serta Suzuki A100 yang sama-sama bermesin 2 langkah. Yamaha L2 ini menggunakan mesin 1 silinder 2 langkah dengan kemiringan mesin yang nanggung sobat bikerz, dibilang tegak lurus seperti motor kebanyakan juga ndak, tapi rebah atau selonjoran seperti motor bebek/cub juga ndak, jadi ya…kira-kira miring 45 derajat dan sudah menggunakan teknologi pelumasan otomatis ala Yamaha yang diberi nama Yamaha Autolube sobat bikerz. Pertama kali muncul pada tahun 1974 dengan ciri berupa lampu depan bulat kecil, tangki berbentuk teardrop terbalik dengan bagian depan yang mengecil, dan lampu belakang bulat khas banget taun 70an. Pada tahun 1980 muncul Yamaha L2G yang merupakan varian facelift dari Yamaha L2. Yamaha L2G ini memiliki bentuk tangki yang masih membulat dengan model teardrop dengan ukuran yang lebih kecil dibanding Yamaha L2. Selain itu tangki oli samping dan tutup aki Yamaha L2G ini menjadi sedikit lebih besar di bagian belakangnya dan membentuk seperti bangun trapesium siku. Pada tahun 1981 Yamaha kembali melakukan ubahan kepada Yamaha L2 dengan menghadirkan Yamaha L2 Super. Bentuk keseluruhan Yamaha L2 Super ini lebih kotak mengikuti desain era taun 80an dengan tangki yang mengotak, tutup tangki kotak dan lampu depan belakang serta sein yang kemudian berubah menjadi kotak. Khusus untuk Yamaha L2 Super ini kini telah ditambahkan behel belakang untuk memudahkan pengendara melakukan standar tengah.

Untuk Yamaha L2 dan Yamaha L2G pengapian masih menggunakan Platina, seri L2 Super sudah berubah menggunakan sistem pengapian CDI. Pertama mengaspal Yamaha L2 (1976-1979) masih menggunakan mesin transmisi dengan 3 percepatan, bedanya pada saat itu, walaupun masih menggunakan sistem pengapian platina L2G sudah menggunakan transmisi 4 percepatan. Kelebihan motor ini ada pada durabilitas dan konsumsi bahan bakar yang lumayan irit. Tak heran kalau di beberapa pelosok tanah air motor ini masih dipakai untuk mencari rumput atau ngarit hingga sekarang ini sobat bikerz.

Sebagai motor yang hadir di era tahun 70an, motor yang didesain ekonomis seperti Yamaha L2 ini jangan harap ada banyak fitur canggih didalamnya. Speedometernya yang hanya mencatatkan kecepatan sampai 120Km/jam hanya ditemani oleh odometer dan lampu indikator untuk beam, sein kanan dan kiri serta gigi netral. Rem yang digunakan masih teromol baik depan maupun belakang dengan velg jari berukuran 18 inch. Untuk menyalakan motor ini hanya mengandalkan Kick starter yang harus diterjang sepenuh hati dan kudu ati-ati karena lontaran baliknya cukup keras bikin kaki sakitnya ngalahin sakit hati ditinggal pacar suweerr…… 😆 model Spion dengan aksen krom berleher jenjang adalah simbol keselamatan berkendara karena mirip orang yang memanjatkan doa. Tuas choke mesti ditarik tiap mau menyalakan di waktu pagi. Sebagai aksesoris, disediakan reflektor mata kucing didekat shockbreaker depan, spakbor karet atau yang biasa disebut kepet dan behel belakang untuk L2 Super. Keunikannya adalah pada saklar lampu utama yang ada pada kunci kontak cara menyalakannya pun unik yaitu putar dua kali untuk lampu, sekali saja kalau hanya untuk menyalakan mesin dan tidak dilengkapi lampu kota. peredaran motor ini lebih banyak di Pulau Jawa dan Sumatera.

Baca Juga :

Masuk ke sektor Jantung pacu motor ini, berbekal mesin 97cc 2Stroke berpendingin udara, teknologi pelumasan otomatis ala Yamaha yang diberi nama Yamaha Autolube. Dimana tabung oli samping sudah terpisah yang diletakkan pada bagian bawah samping jok motor, karna pada masa itu sepeda motor 2 Langkah masih harus mencampurkan oli samping ke tangki bahan bakar. konstruksi Bore X Stroke 52 X 45.6mm, kompresi 7.2:1 menghasilkan tenaga maksimal sebesar 9.7HP@7.500RPM dan Torsi sebesar 0.95 kg-m@6.5000RPM dan berat kosong 92 kg serta mampu dipacu hingga kecepatan 100km/jam. Berikut ini spesifikasi dari Yamaha L2 Series sobat bikerz:

Spesifikasi Yamaha L2 Series
Jenis Sepeda Motor
Tipe L2
Mesin 2 tak 1 silinder 97cc
Bore X Stroke 52 X 45.6mm
Sistem Bahan Bakar Karburator
Transmisi Manual 3 Speed
Wheelbase 1.190mm
Panjang 1.915mm
Lebar 715mm
Tinggi 140mm

Harga Pasaran motor Yamaha L2 series ini adalah ada di kisaran harga 1.6 juta sampe 9 jutaan tergantung kondisi dan juga serinya serta sudah barang tentu kelengkapan surat-menyuratnya sobat bikerz. Kalo kondisi bahan ya sudah pasti bisa dibawah harga pasaran yang beredar. Kalo di Kampung saya dulu dibilang motor pak Camat hehehehehe….. 😆 tapi jangan diremehkan sobat bikerz, karna motor ini masih asli made in japan alias Built Up dan durability nya pun masih sanggup disejajarkan dengan sepeda motor keluaran sekarang. Terima kasih sudah meluangkan waktu mampir kemari sobat bikerz, semoga bermanfaat dan ingat jangan lupa bahagia.

Wassalamu’alaikum.

Iklan