Assalamu’alaikum.

Haaaaaayyy…… Sobat bikerz, setelah kemaren bahas italian 2 stroke merk Aprilia yaitu Aprilia RS 125 kini mau bahas sodaranya nie dengan kubikasi cc 2 kali lebih besar. Yaappzzz…. Kali ini mau bahas Aprilia RS250, Pabrikan ini termasuk sangat getol pengembangan di dunia motor sport. Bahkan para pengamat bilang kalau Aprilia termasuk salah satu pabrik dengan perkembangan tercepat juga agresif mengembangkan teknologinya. Desain RS 250, terinspirasi dari balapan MotoGP.

Sebelumnya mari kita sedikit bahas tentang awal berdirinya pabrikan Aprilia sebagai mukadimah. Aprilia adalah sebuah perusahaan sepeda motor Italia yang merupakan salah satu merek dari yang dimiliki oleh Piaggio. Aprilia awalnya memproduksi skuter, tetapi baru-baru ini mulai dikenal karena motor sport buatannya. Aprilia didirikan setelah Perang Dunia Kedua oleh Cavaliere Alberto Beggio, sebagai sepeda produksi pabrik di Noale, Italia. Ivano Beggio, anaknya, mengambil alih kemudi perusahaan pada tahun 1968 dan membuat “sepeda motor” 50 cc “sepeda motor” dengan selusin kolaborator. Produksi pertama Aprilia moped diberi nama Colibrì, Daniela dan packi. Aprilia kemudian menghasilkan sepeda motorcross pada tahun 1970 yang disebut Scarabeo. Pada tahun 1977 Ivan Alborghetti dari Milan, Italia memenangkan kejuaraan motorcross Italia 125 dan 250 cc dengan Aprilia.

Motor sport Aprilia RS250 merupakan sepeda motor yang dibuat pertama kali pada tahun 1993-2004. bermesin dua-stroke 249 cc yang dibuat oleh produsen sepeda motor Italia Aprilia. Fitur Aprilia RS250 dibuat dengan teknologi yang berasal dari pengalaman balap Aprilia di GP 2 strokes 250cc. Hal ini terinspirasi oleh motor Aprilia RSW250 Grand Prix digunakan oleh pembalap legend seperti Valentino Rossi, Max Biaggi dan Loris Capirossi di balapan MotoGP.

Aprilia RS250 emang sengaja dirancang oleh Aprilia sebagai replika sepeda motor GP250 mereka untuk merayakan keberhasilan mereka dalam kejuaraan balap. Aprilia RS250 sejatinya didukung dari mesin suzuki RGV250 (VJ22) yang sudah dimodifikasi mesin oleh Aprilia, perubahan yang dilakukan oleh Aprilia antara lain adalah revisi ECU, kemudian ruang ekspansi Aprilia dirancang, barel dan airbox. Penyumplai bbm tetap menggunakan 2 buah karburator ukuran 34 mm Mikuni yang dipertahankan dari Suzuki RGV. Pada tahun 1998, Aprilia merilis sebuah tampilan baru untuk Aprilia RS250, yang juga disebut sebagai RS250GP1 untuk merayakan kemenangan Aprilia di kelas balap GP 250 cc. Penampilannya mirip dengan motor RSWGP250 Marco Melandri, dengan mesin dan frame yang sama dengan model pra-1998

Frame menggunakan twin spar alumunium/magnesium alloy yaitu campuran alumunium dengan magnesium dan sepenuhnya diproduksi oleh Benelli untuk Aprilia. Swingarm terbuat dari paduan aluminium yang dipoles sama seperti pada bagian rangka atau frame, dan bentuknya yang khas dan berbentuk lengkung seperti ‘pisang’ hal in berguna untuk memperbaiki ground clearance secara bergiliran. Shock depan sudah menganut model Upside Down diameter 41 mm Showa dan dapat disesuaikan untuk kompresi dan rebound. Suspensi belakang mempercayakan pada monoshock Sachs yang dapat disesuaikan untuk preload, kompresi dan juga rebound. Rem depannya menggunakan cakram dual Brembo 298 mm dengan kaliper empat piston Brembo. Rem belakangnya menggunakan singledisc 220 mm dengan kaliper twin-piston Brembo. Pelek depan dan belakang yang ringan, dipadukan velg model 5 jari-jari, cor aluminium dan diameter velg ukuran 3.50×17 depan (3.0×17 pada model yang lebih tua) dan lebar velg bagian belakang 4,50×17. dibalut dengan ban ukuran masing-masing 120 / 60×17 dan 150 / 60×17. Berikut ini Spesifikasi dari Aprilia RS 250 sobat bikerz:

Manufacturer: Aprilia Also called GP1
Parent company: Piaggio
Production: 1995-2002 (road)
Class: Sport bike
Engine: Liquid cooled,249 cc,2-stroke,90-degree V-Twin
Transmission: 6-speed sequential, chain drive
Wheelbase: 1,370 mm (53.9 in)Related Suzuki RGV250
Bore x Stroke: 56 x 50.6 mm
Cooling System: Liquid cooled
Compression Ratio: 12.00 (+/- 0.7) : 1
Lubrication: Oil pump with separate circuit
Induction/Carburator: 2 x Ø34 mm Mikuni 34 SS flat side carburetors
Fuel Type: Lead-free petrol, R.O.N. minimum 95
Engine Oil: Recommendation IP MAX 2T COMPETITION, or any high-quality oil meeting the ISO-L-ETC++ or API TC++ specifications
Air Filter: With polyurethane filter element
Ignition: CDI
Spark Plug: (standard – NGK BR9ECM, racing – NGK BR10ECM, cold climate – NGK BR8ECM
Battery: 12v 4Ah
Starting: Kickstater
Max Power: 52.9 kW / 72.5 hp @ 11900 rpm
Max Power Rear Tyre: 47.2 kW / 64.3 hp @ 10400 rpm
Max Torque: 40 Nm / 4.08 kgf-m / 29.5 lb/ft @ 10750 rpm
Clutch: Oil bath, multiple-disc, with lever control on handlebars

Sektor dapur pacu berbekal mesin suzuki RGV250 (VJ22) dengan kubikasi sebesar 249cc, V-Twin 90 derajat liquid cooled yang sudah dimodifikasi mesin oleh Aprilia dengan ukuran Bore X stroke 56 x 50.6 mm dan berat kosong hanya 145 kg mampu menghasilkan tenaga sebesar 70 Hp sobat bikerz dan maksimum Torsi sebesar 40 Nm @ 10750 rpm. Tercatat beberapa nama pembalap legendaris pernah menunggangi Aprilia RS250 Versi GP250 diantaranya ada pembalap legendaris seperti Valentino Rossi, Max Biaggi dan Loris Capirossi. untuk menyalakan sang Aprilia RS 250 ini cukup putar tuas kunci ke posisi ON kemudian tinggal diengkol pake stater kaki biasanya suhu deal sampai 50 derajat celcius baru motor itu ready to use dan satu lagi fitur safety yang dimiliki oleh Aprilia yang kini jamak dipake di sepada motor skutik yang beredar di Indonesia adalah hadirnya side stand switch maka jika dimasukkan gigi 1, otomatis mesin akan mati. Hal ini terkait dengan keselamatan pengendara itu sendiri. naaah…. denger-denger yang bikin puyeng adalah minyak rem nya yang kudu Dot 5.1 kemudian oli sampingnya pun kudu yang full spek racing. Handling dari Aprilia RS 250 berbeda dengan kebanyakan motor 250 cc 2 tak produksi Jepang. Setangnya dengan gigih melakukan perlawanan ketika ditekuk, sungguh menantang, mengasyikan namun juga sangat menyebalkan sobat bikerz, sangat dibutuhkan adaptasi dalam mengenal karakternya, jangan berani berani menikung agak cepat ketika baru menaikinya kecuali sobat bikerz sudah paham betul karakter dari Aprilia RS 250 ini. Dari segi ergonomi sudah jelas karena motor ini adalah Race Use Sircuit Only yang dilegalkan otomatis bakalan cepat sakit pinggang kalo ndak biasa pake, kudu sering-sering ke tukang pijit plus plus apalagi namanya motor tua 2 tak sobat bikerz. Walaupun sudah menggunakan pendingin cairan tetep aja kudu pinter-pinter ngatur strategi di jalan kalo kena macet bisa amsyoong dach mesin tempratur gampang naik dan biji ente bakal mateng hehehehehehe….. 😆

Harga pasaran dari Aprilia RS250 untuk saat ini masih sangat tinggi sobat bikerz, kalo udah bicara 250 cc 2 tak maka jelas kelasnya para Sultan nie, tapi untuk sekedar tahu kisaran harga saat ini tak masalah juga tho…dibanderol dari 60 juta hingga diatas 80 juta untuk meminang satu Aprilia RS250 sobat bikerz, belom lagi ketersediaan part kudu extra sabar dn tentunya kocek kudu tebal jangan sampe ambrol hehehehehe….. 😆 Terima kasih sudaah meluangkan waktu mampir kemari sobat bikerz, semoga bermanfaat dan ingat jangan lupa bahagia.

Wasaalamu’alaikum.

Iklan