Assalamu’alaikum.

Haaayy….. Sobat bikerz, pabrikan Suzuki cukup banyak menelurkan sepeda motor 2Tak di Indonesia. Setelah kemaren bahas Suzuki Crystal, kali ini mau bahas Suzuki Tornado yang ternyata tak hanya ada di Indonesia saja, tapi di negara Thailand sebagai negara yang dikenal menjadi barometer soal modifikasi dan urusan performa motor, nyatanya juga mengenalkan produk serupa dengan nama Suzuki Royal Crystal 110, sepertinya Thailand ingin tetap membonceng nama Crystal yang sudah terlebih dulu tenar. Motor ini hadir di Indonesia dalam rentang waktu 1994 hingga 2004. Saat itu, Suzuki Tornado diluncurkan untuk meneruskan kejayaan yang telah ditorehkan oleh Suzuki Crystal, selain untuk mengganggu eksistensi Yamaha F1Z.

Suzuki Tornado sendiri hadir dalam dua versi, yaitu Tornado GS dan Tornado GX. Kedua motor ini dibedakan dari sisi pengereman dan model knalpot. Tornado GS sudah mengusung rem model cakram di roda depan dan knalpot model racing, sedangkan Tornado GX masih mengusung rem tromol di roda depan serta menggunakan knalpot berbentuk bambu yang lurus. Pelindung rantai kedua motor ini juga berbeda. Pada Tornado GS bentuknya hanya pelindung dibagian atas seperti pada motor modern sedangkan pada Tornado GX tutup rantai masih menutupi semua rantai dan gear belakang.


Mengusung mesin yang sama-sama dengan rivalnya Yamaha F1Z berkapasitas 110 cc dan dibekali desain body yang modern, kedua motor ini menjadi raja di era-nya. Di ajang balap, Tornado juga cukup berjaya. Banyak pembalap-pembalap beken yang lahir lewat motor ini. Salah satunya adalah Asep Hendro yang sangat berjaya menggunakan Tornado GS milik tim balap CMS. Selain itu, pada ajang grasstrack, Suzuki Tornado juga cukup diminati karena rangka Tornado gampang dipasangkan cover body Suzuki RM125. Beberapa part-nya juga banyak yang sama, jadi memudahkan mekanik kala itu.
Masuk ke jantung pacu dari Suzuki Tornado series ini untuk Tornado GX.

Teknologi yang dipakai masih sama dengan Suzuki Crystal dengan pendinginan oli Jet Cooled. Keduanya sama sama menganut transmisi semi otomatis 4 percepatan dengan layout N-1-2-3-4. Mesin Tornado GS diklaim dapat menghasilkan tenaga sekitar 12,5 Hp pada 7500rpm dan torsi 12.2 Nm pada 7500rpm. Untuk Tornado GX yang bermesin 100cc dapat menghasilkan tenaga sebesar 9,5 Hp pada 7500rpm dan torsi sebesar 11,2 Nm pada 5000rpm. Tenaga dan torsi sebesar itu tentunya sudah lebih dari cukup untuk melawan motor bebek 125cc 4 tak pada jaman sekarang. Berikut spesifikasi teknis Suzuki Tornado sobat bikerz:

Dimensi: 1.889 mm x 665 mm x 1.150 mm
Jarak Sumbu Roda: 1.225 mm
Jarak ke Tanah 115 mm
Berat: 92 kg
Tangki Bahan Bakar: 4,5 liter
Suspensi Depan: Teleskopik
Suspensi Belakang: Swing arm, double shock
Rem Depan: Cakram (Tornado GS), Tromol (Tornado GX)
Rem Belakang: Tromol
Ban Depan: 2,50-17 4PR
Ban Belakang: 2,75-17 4PR
Tipe Mesin: 2-stroke, Jet Cooled, silinder tunggal (rebah)
Kapasitas Mesin: 109cc (Tornado GS), 100cc (Tornado GX)
Diameter x Langkah: 54 mm x 48 mm
Daya Maksimum: 12,5 HP @ 7.500 rpm (Tornado GS), 9,5 HP @ 7.500 rpm (Tornado GX)
Torsi Maksimum: 12,2 Nm @ 7.500 rpm (Tornado GS), 11,2 Nm @ 5.000 rpm (Tornado GX)
Sistem Transmisi: Manual, 4 percepatan
Starter: Electric dan Kick

Untuk harga bekas atau second dari Suzuki Tornado series ini terlihat di jual-beli online seharga 800 ribu sampe 2.5 juta rupiah. Waaahh….. Murmer nie harganya sobat bikerz, apalagi partnya juga masih cukup berlimpah. Bagi sobat bikerz yang masih piara Suzuki Tornado GS ataupun Suzuki Tornado GX mending dirawat sebaik mungkin karna barang tentu nanti pada saatnya bisa melambung tinggi harga bekasnya motor ini, apalagi melihat dari sisi historis, Suzuki Tornado merupakan andalan para pembalap 2Tak pada masa itu, sudah barang tentu punya kebanggaan sendiri jika masih memiliki sepeda motor ini. Belum lagi sepeda motor jaman duku masih terkenal dengan durability atau ketahanannya yang telah teruji sobat bikerz, kalo di perkampungan apalagi di wilayah pegunungan Suzuki Tornado masih mumpuni untuk sekedar wara-wiri bahkan tak jarang dipergunakan untuk angkut hasil sawah. Terima kasih sudah meluangkan waktu mampir kemari sobat bikerz, semoga bermanfaat dan ingat jangan lupa bahagia.
Wassalamu’alaikum.

Iklan