image

Assalamu’alaikum.
Haloo. . . . Sobat bikers nggak terasa sudah weekend nie. Semoga sobat bikers sehat sellalu dn dilimpahkan rejeki. Beruntung BMR kebagian tugas di lapangan jadi sehari-hari banyak menghabiskan waktu di jalan. Nah. . . . Nggak sengaja kmaren BMR nemu pemandangan yang atk wajar tapi miris, karna penasaran BMR ikutin agak lumayan lama rider tersebut.


Bila sobat bikers melihat sekilas tentu tidak ada pemandangan yang aneh dari foto yang BMR bagikan, tapi bila diteliti lebih jauh terlihat di sisi sebelah kanan, ternyata sang rider (maaf) memiliki kekurangan. Lihat saja dengan seksama ternyata mengalami cacat fisik, tapi itu bukan halangan terbukti dengan fisik yang kurang beliau dengan santai meliuk-liuk diatas Yamaha R15 miliknya dan membonceng seorang wanita pula bahkan di sisi kiri beliau memegang kruk padahal bagian kiri adalah tempat tuas kopling.

image

BMR sada saat di lampu merah lha. . . . Kok rider ini lancar banget ya bawa Yamaha R15 padahal banyak saya lihat rider lain yang mengalami cacat fisik menggunakan sepeda motor yang sudah dimodifikasi untuk memudahkan mobilitas rider tersebut. Harusnya yang seperti ini lebih diperhatikan oleh pemerintah setidaknya pabrikan sepeda motor, ditakutkan malah membahayakan pengendara yang lain kalo terjadi sesuatu bakalan repot.
Tapi sayangnya ada sisi minusnya juga, terlihat rider hanya mengenakan sogkok atau peci doang dan yang dibonceng wanita berhijab. Harusnya taat lalu lintas gunakan helm sebagai pelindung kepala dari benturan. Memang sich. . . Di Bali bagi yang memakai pakaian adat atau pakaian sembahyang diberi kelonggaran, tapi melihat makin padat dan ramenya penduduk di Denpasar harusnya dikeluarkan edaran atau peraturan baru yang mewajibkan penggunaan helm walaupun berpakaian adat atau pakaian sembahyang.
Sekedar bacaan ringan sobat biker, terima kasih sudah meluangkan waktu mampir kemari semoga bermanfaat.

Iklan