image

Assalamu’alaikum
Al-Jumuah Mubaraq all praises to ALLAH SWT. Sudah hari jumat lagi liburannya tanggung yach…..ada hari kejepitnya hehehehehe…… ๐Ÿ˜† tapi nggak jadi persoalan toh esok libur lagi. Kali ini BMR mau bahas seputar pengalaman pribadi berburu barang bekas terutama sparepart motor. Buat yang punya dana lebih apalagi koceknya tebal yo jelas lebih enak beli yang baru sudah pasti terjamin kualitasnya bahkan terkadang diberikan garansi. Tapi kalo beli barang baru dimana letak seninya???…… upzzz just kiding sobat bikers, semua terserah pilihan sobat bikers.
Naah…..bagi sobat bikers yang pas-pasan macam BMR gini ya solusinya berburu barang bekas. Entah itu ke loakan atau ke pengumpul barang-barang bekas. Kebetulan BMR punya langganan pengumpul barang bekas biasa saya panggil Mas Nono asli Banyuwangi cuman sudah lama di Bali. BMR kenal dengan beliau ini sebetulnya sudah lama, seingat BMR saat menjelang lulus sekolah SMA dulu lokasinya masih berada di jl. P. Singkep sekarang sudah pindah di jl. Pendidikan sebelah kuburan Bugis sidakarya. Lokasi yang ditempati kurang lebih 3 tahunan ini sekarang jelas lebih luas dibanding tempat terdahulu. Tentunya Mas Nono pun makin sukses sob!!….. truk buat kirim barang bekas ke surabaya untuk diolah kembali saja sekarang ada 3 armada belum lagi mobil pribadi untuk keluarga yang semuanya itu didapatkan dari hasil jualan sebagai pengumpul barang bekas yang dilakukan beliau dan sodara serta rekan-rekannya.

image
Bro Sulhan

Untuk mendapatkan barang bekas dengan kualitas diatas rata-rata tentu butuh latihan dan sering bertanya kepada yang lebih ahli. Pas banget si supri minta jajan ban belakang ama aki yang sudah mulai soak, mumpung kmaren libur BMR kesana bareng bro Sulhan yang kebetulan juga mau nyari sepasang ban dan aki juga.
Oke…..sedikit tips berdasarkan pengalaman yang BMR bisa bagikan untuk sobat bikers dalam memilih ban bekas serta aki bekas. Untuk ban bekas lihat alur bannya apakah masih tebal atau sudah tipis kemudian tekan pas dibagian alur tengah ban unruk ngecek apakah ada ketebalan tengah bannya merata atau tidak, kemudian raba bagian dalam secara menyeluruh apakah masih bagus permukaannya atau tidak karna antara ban luar dan ban dalam biasanya saling bergesekan ketika berjalan, lain hal nya bila yang dicari adalah ban Tubless. Untuk ban tubless cara pengecekan sama akan tetapi bila sudah lebih dari 2 kali kena tambalan tubless meskipun kondisi ban masih diatas 70% lebih baik jangan diambil, selain itu kalau bisa hindari ban yang sudah diukir kembali alurnya. Pertama menjadikan bagian ban yg dialur ulang lebih tipis rawan bila terkena ranjau/paku cepat bocor, kedua bila yang membuat alur tidak ahli ban akan terasa limbung saat dipake. Ya sekedar saran aja BMR selalu berusaha untuk mencari ban dengan kondisi diatas 70% tanpa ada ukiran ulang pada alur ban dan tentunya sesuai dengan pakem atau aturan dalam memilih serta memilah ban bekas.

image
Tumpukan accu siap dicek gan!!!

Sedangkan dalam memilih dan memilah aki kering lebih mudah. Cukup sediakan sebuah kabel bisa kabel serabut ataupun kabel kawat. Kemudian cukup tempelkan sisi salah satu kabel ke kutub positif dan satunya ke kutub negatif untuk melihat ada tidaknya percikan api sebagai penanda besar kecilnya arus listrik, bila semakin besar arusnya maka semakin bagus. Aki dengan kondisi yang prima biasanya apabila kutub positif dan negatif digabung maka akan menimbulkan percikan api yang besar disertai bunyi ledakan seperti petasan. Selanjutnya peratikan bagian body aki/accu tersebut masih rata atau sudsh bergelombang layaknya baterai handphone, kalo sudah bergelombang walaupun arusnya masih bagus lebih baik dihindari karna bisa jadi arus yang tersimpan didalamnya tidak stabil, takutnya malah merusak kelistrikan kendaraan sobat bikers.
Untuk aki basah caranya pun sama walaupun percikan apinya kecil apabila element-element di dalam aki/accu basah tersebut masih bagus, maka sobat bikers hanya perlu menguras isinya kemudian mencucinya dengan air zuur setelah dicuci isi kembali dengan air aki/accu kemudian charge aki/accu tersebut setelah selesai dicharge aki/accu kembali bisa dipake kembali.
Harga sebuah aki/accu kering seharga 25 ribu sedangkan aki/accu basah seharga 30 ribu. Di tempat langganan BMR juga terima tukar tambah untuk aki/accu dan ban sepeda motor. Aki/accu kering sobat bikers cukup tambah 15rb aja sedangkan aki/accu basah nambah 20 ribu.

image

Kemudian untuk ban sepeda motor tergantung tipe peruntukan motornya, untuk matic dan bebek seharga 35 ribu/biji sampe 50 ribu/biji, tipe motor batangan atau sport biasanya diatas 75rb/biji sampe 400rb/biji. Kemarin pas ksana sempat ditawarin ban untuk bebek batlax spek balap sepasang dengan kondisi 80% seharga 400ribu. Eduuun….. pake ban tipe gitu cepet abisnya :mrgreen: adapula tumbukan ban kembang tahu alias ban trail di dalam gudang. Oiyaa…..untuk tukar tambah ban kmaren BMR cuman nambah 25 ribu aja, biasanya untuk ban yang kita tukarkan dengan ban milik mereka. Ban yang kita bawa dihargai antara 5ribu sampe 10ribu. Untuk nego dan lain sebagainya mending langsung ke TKP aja sobat bikers.

image

image

Selain ban, dan aki/accu ada juga ban mobil, swing arm knalpot, serta shock breaker. Yupzzz……itulah sekelumit pengalaman BMR dalam berburu barang bekas semoga bermanfaat dan terima kasih sobat bikers telah meluangkan waktunya mampir kemari.
Wassalamu’alaikum

Iklan