image

Assalamu’alaikum
Bonne Jeudi, tak terasa sudah hari kamis nie. Kali ini BMR akan ngebahas secara garis besar produk Honda yang merupakan impian BMR juga. Yupzz….pasti sebagian sudah pada tahu apa yang akan BMR bahas nanti. Selain itu lagi kekurangan bahan ndelalah…..ada komentator yang nanyain jadi keingetan mau bikin artikel NSR, padahal BMR dulu pengen nulis sejarah NSR 150 Series di Indonesia.
Sebelumnya siapkan dulu kopi atau teh ama gorengannya karna nampaknya penjelasannya bakal panjang lebar nie. Bagi sebagian rider indonesia terutama penyuka kecepatan alias speedfreak dan lahir di era 80an serta pernah menikmati manisnya era adu kebut 2tak tahun 90an sampe awal tahun 2000an pasti kenal sama produk yang satu ini. Sedangkan bagi yang lahir atau saat era setelah itu pasti bingung dengan NSR 150 dan mahfum saja karna sampai sekarang yang masih bertahan di kelas 150cc 2tak hanya menyisakan ninja 150cc yang akhirnya sekarang pun juga sudah diputuskan discontinue. Bahkan banyak pengalaman unik para penunggang rarebike NSR ini ketika di lampu merah atau di parkiran dikira ninja 150rr modif honda hahahahahahahaha……… ๐Ÿ˜†
Bahas NSR 150 kok Perasaan tua amat ya BMR hehehehehehe…… ๐Ÿ˜†
Oke…..sekarang mulai pelajaran sejarahnya sobat bikers NSR merupakan motorsport hasil garapan dari HRC alias Honda Racing Corporation. Saat itu pengembangan dilakukan dari kelas 500cc untuk moto gp hingga yang terimut yaitu NSR 50cc. Selain diajang balapan moto gp 500cc 2tak sang legenda NSR juga merajai di kelas 250cc. Lewat tangan dingin sang pendiri yaitu; Soichiro Honda, telah lahir sebuah kuda besi yang membuat bengong dunia balap motor, tidak lain dan tidak bukan dialah NSR series. Lewat berbagai penyempurnaan, NSR menjelma menjadi sebuah motor prototype menakutkan pada era 2 stroke engine.ย  Sejarah Motogp mencatat, NSR250 merebut 8 kali juara dunia. Lewat tangan Freddy Spencer pada tahun 1985 kemudian Anton Mang pada tahun 1987 lalu Sito Pons pada tahun1988 dan 1989, Luca Cadalora pada tahun 1991 dan 1992,ย  selanjutnya Max Biaggi juga menorehkan tinta emas pada tahun 1997 dan yang terakhir mendiang Daijiro Katoh pada tahun 2001.
Kemudian di kelas para raja saat itu yaitu kelas 500cc 2tak pioner masih ditangan dingin Freddy Spencer menorehkan juara tahun 1985. Kemudian disusul oleh Wayne Gardner pada tahun 1987, Eddie Lawson pada tahun 1989, Mick Doohan pada tahun 1994 sampai 1998, Alex Criville pada tahun 1999 dan yang terakhir ditutup dengan manis oleh Valentino Rossi pada tahun 2001. Total 10 mahkota juara dunia diraih Honda lewat NSR500.

image

Untuk pasar Indonesia saat itu yang masuk adalah NSR 150cc dimulai dari NSR 150 R pada tahun 1994 ada juga yang bilang awal masuk tahun 1993 didatangkan secara CBU oleh Astra Honda Motor. Pada saat itu yang beredar variannya berwarna merah puti, merah hitam dan biru putih dan lain-lain. Kemudian karna meningkatnya permintaan pada masa itu maka dibuatlah versi CKD dari NSR 150 R seperti warna ungu kuning, hijau ungu dan warna lainnya. Pada masa itu NSR 150 R adalah motor termahal dan tercanggih, bayangin aja motor bebek pada saat itu harganya masih berkisar 2 juta rupiah dan Honda Tiger masih 6 juta rupiah, sedangkan NSR 150 R sudah dibanderol seharga 8 juta rupiah. Untuk versi NSR 150 R yang awal dan kedua terdapat beberapa perbedaan yaitu: versi NSR 150 R CBU behel boncenger besi bulat, rangka deltaboxnya berwarna silver serta bak mesin dan shock depan berwarna hitam, warna dasar speedometer putih, sedangkan versi NSR 150 R CKD Behel belakang menjadi kotak tidak lagi bulat, rangka deltabox berwarna smoke silver sedangkan bak mesin berwarna smoke silver/dark silver dan warna dasar speedo biru tua, kemudian untuk produksi terakhir tahun 1998 dan terhenti karna krisis moneter menghantam Indonesia. Sistem pengapian masih AC dan output tenaga yang dihasilkan sebesar 28hp. Dikatakan sebagai motor sport produksi masall tercanggih pada masanya dikarenakan NSR 150 R sudah dilengkapi dengan pendingin cairan pada mesin atau biasa disebut radiator yang tentunya pada masa itu belum diadopsi motor sport lokal. Selain itu juga mengusung teknologi pembukaan valve otomatis yang diatur oleh komponen elektronik yaitu sistem katup RC Valve, sehingga dapat membuka dan menutup sesuai dengan kebutuhan mesin pada RPM tertentu tanpa membebani kerja mesin. RC Valve merupakan perangkat tambahan berupa katup butterfly di lubang buang. Kerja katup ini dikontrol langsung oleh CDI. Katup butterfly akan menutup seperempat lubang saat putaran rendah, dan membuka secara penuh ketika RPM mulai meninggi. Cara kerjanya hampir sama dengan KIPS pada kawasaki akan tetapi KIPS masih manual. Berikut spesifikasi dari NSR 150 R:
Engine type : single cylinder, two stroke
Engine size : 149cc
Bore x stroke : 59 x 54.5
Compression: 6.8 : 1
Power: 28hp @ 10.500rpm
Torque : 2.75 kg-m at 10,000 rpm
Gearbox : 6 speed return
Ignition : Electronic CDI unit
Length : 1,970 mm
Width :ย  685 mm
Tyre size : (F) 90/80-17 (R) 100/90-18

image

Harga rondo NSR 150 R di pasaran berkisar antara 7 juta sampai 16 juta tergantung kondisi mesin terutama RC Valvenya bila mati motor servo atau terbakar elektroniknya maka berpengaruh pada harga jual. Padahal di tahun terakhir produksinya pada tahun 1998 motor ini dijual seharga 12 juta. Seri NSR 150 R antara velg depan dan belakang aslinya mengalami perbedaan dimana velg depan dengan lingkar 17″ inch sedangkan velg belakang 18″ inch.

image

Lanjut ke seri NSR berikutnya yaitu Honda NSR 150 RR atau biasa disebut Honda NSR 150 RR Astra karna yang memasukkan ke indonesia pada awal tahun 2000an hingga tahun 2001 adalah Astra Honda Motor secara CBU. Konon katanya NSR 150 RR Astra ini Michael Doohan ikut terlibat dalam risetnya. Sebenarnya NSR 150 RR Astra ini merupakan barang sisa produksi di Thailand. Berhubung tidak lolos uji emisi EURO 2 di Thailand maka dikirimlah ke Indonesia. Dikarenakan indonesia pada saat itu belum menggunakan standar EURO 2. Model dan bentuk NSR 150 RR sedikit banyak mencontek design sang kakaknya yang dikenal dengan MC28 alias NSR 250. Tak hanya body saja yang berubah sobat bikers, NSR 150 RR juga mengalami perubahan pada bagian elektrikal yang semula AC menjadi DC. Sedangkan sektor tenaga juga mengalami peningkatan dibandingkan NSR 150 R, selain itu untuk seri ini memiliki handling yang terbaik dibanding seri lainnya. Pada saat itu Honda NSR 150 RR dijual di pasar Indonesia seharga 28 juta dan terakhir kali pada tahun 2001 seharga 30 jutaan. Berikut sepesifikasi dari Honda NSR 150 RR:
Engine type : single cylinder, two stroke
Engine size : 149cc
Bore x stroke : 59 x 54.5
Torque : 2.75 kg-m at 10,000 rpm
Horse Power : 30 hp at 10.500rpm
Gearbox : 6 speed return
Ignition : Electronic CDI unit
Tyre size : (F) 90/80-17 (R) 110/80-17
Honda NSR 150 RR memiliki ciri-ciri utama 2 lampu bulat sebagai penerangan jalan. Masuk ke indonesia rencananya 1600 unit dan dipecah menjadi 2 yaitu 800 dan 800 tapi entah mengapa akhirnya hanya 800 unit saja yang masuk ke indonesia. Harga rondo atau second dari Honda NSR 150 RR di pasaran sekarang ini berkisar antara 18 juta hingga 28juta itu pun tegantung kondisi, terutama RC Valvenya.

image

Tahun 2001 pihak Astra Honda Motor (AHM) tidak memasukkan lagi seri NSR ke indonesia dan yang bermain berikutnya adalah para Importir Umum yang memasukkan ke Indonesia. Tahun itu masuklah Honda NSR 150 New RR. Perbedaan yang terlihat antara NSR 150 RR dengan NSR 150 New RR adalah pada NSR 150 New RR merupakan perpaduan antara NSR 150 RR dengan NSR 150 SP, dimana pada sektor kaki-kaki disumbang oleh NSR 150RR sedangkan fairing dan rangka menggunakan NSR 150 SP. Selain itu untuk dapur pacunya pun mengalami peningkatan menjadi 37hp. Berikut spesifikasi NSR 150 New RR:
Engine type : single cylinder, two stroke
Engine size : 149cc
Bore x stroke : 59 x 54.5
Compression : 6.8 : 1
Horsepower : 37 hp at 10,000 rpm
Torque : 2.74 kg-m at 9,000 rpm
Gearbox : 6 speed return
Ignition : Electronic CDI unit
Length : 1,970 mm
Width : 685 mm
Height : 1,060 mm
Wheelbase : 1,355 mm
Weight : 120.9 kg
Tire size : (F) 90/80-17, (R) 110/80-17
Masuk ke indonesia pada saat itu seharga 35jutaan sedangkan sekarang harga secondnya nggak beda jauh dengan NSR 150 RR tapi barangnya lebih sulit daripada NSR 150 RR.

image

Terakhir adalah Honda NSR 150 SP, motor idaman yang paling banyak diburu oleh collector item. Tampilannya yang fashionable/eye catching dan everlasting belum lagi pro arm nya itu lho…..bikin makin keren aja serta jadi buruan untuk limbah modif. Motor ini dirakit di thailand di awal tahun 2000 yang merupakan turunan langsung dari Legenda Motor Balap Honda NSR 250 MC 21 jepang. Motor ini merupakan Produk Hasil dari kolaborasi Honda Thailand dengan HRC (Honda Racing Corporation) selain itu adapula yang mengatakan bahwa Mick Doohan ikut ambil bagian dalam riset NSR 150 SP serta didukung oleh desainer Itali untuk pengembangan fairingnya dan terciptalah Honda NSR 150 SP. Masuk ke indonesia di pasarkan oleh para IU (Importir Umum) seharga 40 juta pada tahun 2000. Berikut spesifikasi dar Honda NSR 150 SP:
Engine type : single cylinder, two stroke
Engine size : 149cc
Bore x stroke : 59 x 54.5
Compression: 6.8 : 1
Horsepower : 39.5 hp at 10,500 rpm
Torque : 2.75 kg-m at 10,000 rpm
Gearbox : 6 speed return
Ignition : Electronic CDI unit
Length : 1,970 mm
Width : 685 mm
Height : 1,060 mm
Wheelbase : 1,355 mm
Weight : 122.4 kg
Tyre size : (F) 90/80-17 (R) 130/80-17
Seri NSR 150 SP ini yang harga pasarannya masih tinggi sampai sekarang. Harga terendah masih dikisaran 30 juta keatas sedangkan untuk kondisi yang benar-benar sehat dan spesial harganya bisa diatas ninja 250 RR Mono ya…..kira-kira diatas 40 jutaan.

image

Selain semua seri NSR diatas sebenarnya masih ada 1 seri NSR lagi yang beredar di Indonesia yaitu Honda NSR 150 FSX. Bila melihat spesifikasinya sejatinya motor ini setara dengan NSR 150 New RR memuntahkan 37 hp. Akan tetapi versi NSR 150 FSX ini bergenre sport touring. Dapat dilihat pada penggunaan stang yang lebih tinggi berada diatas yoke layaknya CBR 150. Dapat dikatakan mirip dengan NSR 150 New RR dikarenakan kaki merupakan sumbangan dari NSR 150 RR dan rangka menggunakan NSR 150 SP. Perbedaan yang paing terlihat jelas adalah fairing yang menutupi sekujur tubuh NSR 150 FSX. Fairing NSR 150 FSX memiliki bentuk depan seperti paruh burung kemudian jok pengendara menyatu dengan boncenger layaknya Honda NSR 150 R. Versi NSR 150 FSX untuk penggunaan harian lebih nyaman cuman ya gitu….bentuknya terlihat kurang greget bagi sebagian orang. Rumornya motor ini masuk melalui Importir Umum hanya sebanyak 30 unit di Indonesia. Sedangkan harga second sekarang ini berkisar antara 20 juta hingga 25juta. Untuk spesifikasinya sama dengan NSR 150 New RR:
Engine type : single cylinder, two stroke
Engine size : 149cc
Bore x stroke : 59 x 54.5
Compression : 6.8 : 1
Horsepower : 37 hp at 10,000 rpm
Torque : 2.74 kg-m at 9,000 rpm
Gearbox : 6 speed return
Ignition : Electronic CDI unit
Length : 1,970 mm
Width : 685 mm
Height : 1,060 mm
Wheelbase : 1,355 mm
Weight : 120.9 kg
Tire size : (F) 90/80-17, (R) 110/80-17
Untuk seri NSR lainnya nanti akan BMR bahas lagi. Artikel ini BMR rangkum dari berbagai sumber contohnya BMR dapatkan dari forum Kaskus kemudian ada juga dariSINI lalu DISINI dan yang terakhir DISINI. Ternyata capek juga ya ngerangkum Historical bike sang NSR 150 Series ini. Nggak kebayang gimana mumetnya om Eno yany selalu garap historical bike, salut buat om Eno hehehehehehe……. ๐Ÿ˜†
Oke sobat bikers terima kasih sudah meluangkan waktunya mampir kemari semoga apa yang BMR sajikan bermanfaat bagi sobat bikers.
Wassalamu’alaikum

Iklan