image

Assalamu’alaikum wr.wb
Selain terkenal dengan Brem Kabupaten Madiun memiliki makanan  khas lainnya yang tak kalah nikmat sekaligus sehat yaitu pecel. Sobat bikers semua pastinya sudah tidak asing lagi mendengar kata pecel Madiun. BMR pun tidak begitu tahu terhadap asal-usul nasi pecel ini, karena serasa menyebar begitu saja dikalangan masyarakat terutama Madiun.
Pecel merupakan makanan sejenis salad yaitu berupa campuran beberapa jenis sayuran yang kemudian diberi topping, bedanya kalau salad toppingnya menggunakan mayonnaise sedangkan pecel sendiri menggunakan sambel pecel. Disebut nasi pecel karena umumnya dihidangkan dengan nasi putih. Apabila sobat bikers sedang menjalani program diet tertentu maka nasi putih dapat digantikan dengan nasi merah. Jika yang disajikan hanya berupa sayuran dan sambel pecel maka disebut pecelan saja. Cara penyajian bisa menggunakan piring atau memakai pincuk yaitu daunpisang yang dilipat. Sambel pecel merupakan bagian utama yang memegang peranan penting dalam menentukan enak atau tidaknya rasa seporsi nasi pecel Madiun. Banyak juga yang menyebut sambel pecel ini dengan sebutan sambel kacang karena berbahan dasar kacang tanah. Sambel pecel sendiri terbuat dari beberapa bahan diantaranya kacang tanah, cabe rawit, daun jerut purut, bawang, asam jawa, kencur, lada, gula dan garam. Sebelum digunakan untuk membuat sambel, terlebih dahulu kacang tanah digoreng atau disangrai. Aroma daun jeruk purut merupakan ciri khas yang terdapat pada sambel pecel Madiun.

image

Dulu ada salah satu pedagang nasi pecel yang beberapa kali pernah BMR kunjungi. Ya harga saat itu masih termasuk murah sepiringnya seharga 6 ribu sudah dapat nasi pecel isi tempe sama bergedel jagung nggak tau sekarang naik jadi berapa. Warung ini biasa buka sore hari menjelang magrib hingga malam terkadang karna larisnya sebelum jam 11 malam sudah tutup karna sudah abis pecel yang dijual. Untuk rasanya ya seperti nasi pecel pada umumnya cman lebih berasa bumbunya dan pedasnya pas di lidah ya termasuk enaklah nasi pecelnya, karna pengalaman beberapa kali singgah ke warung nasi pecel nama doang yang nasi pecel rasanya buat BMR kurang enak entah itu campuran bumbunya yang asal bikin atau sayurnya yang kurang sesuai. Oiya…..lupa lokasi warung ini berada di sebelah Polsek monang-maning kalo dari pertigaan lewat jalan gunung batukaru arah ke Tiara monang-maning sebelum tiara monang maning ada Polsek naah…..pas disebelah Polsek itu lokasinya kalo nggak salah masuk ke jalan Gunung Muliawan atau gang senggol blok III lokasinya gampang dicari karna dideretan gang tersebut rame orang jualan mulai sate padang, nasi lemak, nasi goreng, gorengan pokoknya nggak sulit kok menemukan lokasinya. Lagipula jualannya pake gerobak atau rombong di cat warna hijau jadi terlihat ciri khasnya.
Pesan nasi pecel isi telur ceplok atau pake ayam goreng juga bisa. Bagi yang pengen porsi portugal alias porsi tukang gali  juga boleh yang jelas harga menyesuaikan hehehehehehe…… 😆 Kalo nggak salah ingat pake telur ceplok jadi 8 ribu seporsinya sedangkan pake ayam goreng jadi 9 ribu ya lumayan juga harganya itu belum termasuk minumnya lho…….. tapi buat yang diperantauan dan kangen masakan jawa terutama jawa timuran apalagi yang sekampung alias sama-sama dari madiun monggo bisa mampir ke warung tersebut. Oke sobat bikers terima kasih sudah meluangkan waktunya untuk mampir.
Wassalamu’alaikum

buat nambah silaturahmi dan nambah paseduluran bisa melalui:
email: balimotorider@gmail.com
whatsapp: 081236333973
bbm: 7DBC60FE
twitter: johanajah
path: johan adiwena

Iklan