image

Assalamu’alaikum
Beberapa minggu yang lalu publik sempat dihebohkan dengan munculnya Al-Qur’an raksasa dengan panjang 2 meter dan lebar 2.4 meter serta berat lebih dari 1 kwintal pada saat acara istighosah warga korban lumpur lapindo di desa Glagaharum, porong-sidoarjo. Al-Qur’an tersebut ditemukan di rumah warga bernama Anang Asrianto yang berada disamping tempat acara istiqhosah tersebut.

image

Ternyata menurut penjelasan dari Ketua Majeli Ulama Indonesia Usman Bahri. Al-Qur’an tersebut tidak muncul secara tiba-tiba di rumahnya seperti yang diceritakan selama ini kepada media, akan tetapi Anang membelinya dari anggota Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) yang bernama Andi senilai Rp 42 juta. Hal itu Anang akui saat dipanggil oleh MUI untuk menjelaskan perihal Al-Qur’an raksasa tersebut, dimana pada saat rapat MUI akhirnya Anang mengakui perbuatannya kepada Kepala Sektor Kepolisian sidoarjo. Selain itu dalam pertemuan dengan MUI itu Anang juga telah sepakat dan sudah menandatangani surat perjanjian yang berisi apabila Al-Quran itu dibakar tidak akan menuntut apapun. Rencananya, Al-Quran itu akan dibakar di Pendopo Kabupaten Sidoarjo karena banyak kesalahan di dalamnya. Ada lima kesalahan
yaitu pada: harokat, panjang pendeknya ayat, penambahan huruf pada ayat, penggabungan dua ayat menjadi setengah ayat, dan tidak terdapat halaman, surat serta juz-nya.
Saat bertemu dengan para wartawan Anang menolak untuk menjelaskan perihal Al-Quran temuannya tersebut.
Walaaah…….jaman sekarang ada-ada aja ya. Kira-kira apa ya motif pelaku melakukan hal tersebut??……..
Berita tersebut BMR dapatkan disini dan disini. Terima kasih sudah mampir ke warung ini.
Wassalamu’alaikum

image

buat nambah silaturahmi dan nambah paseduluran bisa melalui:
email: balimotorider@gmail.com
whatsapp: 081236333973
bbm: 7DBC60FE
twitter: johanajah
path: johan adiwena

Iklan