Asalamu’alaikum wr.wb
Apa kabar sobat biker semua semoga selalu dalam lindungam ALLAH SWT dan sehat selalu. Kemarin mumpung hari libur isra mi’raj saya beserta saudara pergi rekreasi ke water palace alias Taman Ujung atau Taman Soekasada.

Taman Soekasada atau Taman Ujung berada di Desa Tumbu Kecamatan Karangasem, Kabupeten Karangasem, kurang lebih perjalanan sekitar 85 Km dari Kota Denpasar. Taman Ujung merupakan istana peninggalan kerajaan Karangasem ini menggabungkan antara arsitektur tradisional Bali dan Eropa. Kompleks Taman Ujung ini memiliki 3 kolam besar yang dihubungkan oleh jembatan.
Menurut sejarahnya, Taman Sukasada dibangun tahun 1909 atas prakarsa Anak Agung Anglurah. Arsiteknya adalah seorang Belanda bernama van Den Hentz dan seorang Cina bernama Loto Ang. Pembangunan ini juga melibatkan seorang undagi (arsitek adat Bali). Taman Ujung sebenarnya adalah pengembangan dari kolam Dirah yang telah dibangun tahun 1901. Pembangunan Taman Ujung selesai tahun 1921. Tahun 1937, Taman Sukasada diresmikan dengan sebuah prasasti marmer yang ditulisi naskah dalam aksara Latin dan Bali dan dua bahasa, Melayu dan Bali.

Taman ini pernah mengalami kerusakan pada tahun 1963 akibat letusan Gunung Agung dan gempa bumi yang terjadi tahun 1979.
Pada akhir tahun 1994 pemerintah Rebuplik Indonesia melalui dinas kebudayaannya mulai melakukan inventaris mengenai kerusakan Taman Ujung ini dan dilanjutkan dengan melakukan perbaikan. Kemudian pada tahun 1999, Bank Dunia memberikan bantuan dengan melakukan studi konservasi yang dilakukan oleh Culture Heritage Conservation. Akhirnya pada tahun 2002, Bank Dunia memberikan bantuan dana untuk merekonstruksi Taman Ujung yang segera dipergunakan untuk memperbaiki pagar, gerbang, dan kolam. Pada tahun 2003, perbaikan dilanjutkan pada Bale Warak, Bale Gili, Bale Kambang, Bale Lanjuk, Bale Kapal, dan bangunan-bangunan lainnya. Proyek konservasi ini selesai seluruhnya pada bulan Mei 2004 dengan perkiraan biaya menghabiskan sekitar 10 milyar rupiah. Dan diresmikan pada tanggal 7 Juli 2004 oleh Gubernur Bali pada saat itu sebagai objek wisata melalui upacara adat Bali.

Harga tiket masuk untuk wisatawan domestik sebesar 10ribu rupiah per orang ada biaya tambahan sebesar 50ribu apabila sobat biker membawa kamera fotografi macam CANON atau NIKON. Maklumlah Taman Ujung cukup kesohor dan sering digunakan untuk sesi pemotretan prewedding jadi saya kira biaya segitu cukup worth it lah buat para fotografer, sedangkan buat saya rada kaget juga sich masuk tempat wisata ada biaya tambahan karna bawa kamera fotografi. Tapi nggak masalah paling nggak duit tersebut bisa digunakan untuk biaya perawatan. Artikel ini sebagian saya sadur disini dan disini
Sekian dulu artikel dari blog kampung saya. Semoga memberikan mafaat bagi sobat biker.
Wasalamu’alaikum wr.wb

Iklan